Beranda > Lintas Peristiwa > Air Mata Kristal Tina

Air Mata Kristal Tina

 

tina

Apa yang dialami Tina Gustini (19) terasa mustahil terjadi, tapi itulah kenyataannya. Air mata Tina berubah menjadi kristal ketika keluar dari kelopak matanya. Kejadian ini membuat geger warga di RT 01/RW 05, Kampung/Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang.

Menurut perempuan yang hanya tamat SMP ini, butiran kristal itu keluar sejak Selasa (22/3/2012) pukul 10.00. Bentuk butiran kristal itu mirip hiasan atau berlian ukuran kecil yang dipasang di perhiasan emas cincin, anting, ataupun gelang.

Peristiwa mistis berlangsung setahun silam. Dalam mimpi ia diberi buah kelapa oleh seorang nenek. Kemudian keesokan hari mata Tina mengeluarkan butiran berwarna hitam.
Mimpi itu berlanjut. Sang nenek menyuruhnya membuka kelapa dan sejak itu matanya mengeluarkan butiran menyerupai berlian warna-warni tiap lima hingga sepuluh menit. Meski butiran kristal itu keras dan tajam, Tina tak sedikitpun merasa sakit.

Perubahan yang dialami Tina mengundang keprihatinan keluarga dan tetangga. Berharap kesembuhan, keluarga membawa Tina ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan di RS Mata Cicendo Bandung dengan didampingi oleh kedua orang tuanya dan perwakilan Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang serta camat setemp.

Tina dinyatakan sehat secara fisik oleh tim dokter Rumah Sakit Mata Cicendo. Namun, Tina tetap bertanya-tanya, bagaimana bisa batu kristal itu keluar dari kelopak mata kiri dan kanan di bagian bawahnya setiap kali dia menangis.

tina2 tina1

Batu-batu itu, menurut Tina, selalu keluar di saat tertentu. Misalnya, saat ia marah, kesal, senang bahkan juga sedih. Batu-batu bening itu suka keluar begitu saja terutama kalau sedih,Totalnya sekitar 126 dan itu di hitung dari 23 Mei 2012 sampai dengan hari ini.

Kasus seperti tina ini bukanlah yang pertama di dunia. Sebelumnya, seorang remaja putri bernama Hasnah Mohamed dari Libanon pada 1996 yang juga berair mata kristal. Belakangan diketahui air mata kristal itu rekayasa saja.

Kasus kedua, seorang wanita, Judie Smith, 35 tahun, asal Boston, Inggris, pada 2012 mengaku mengeluarkan air mata seperti kristal, bening, dan terasa seperti pasir. Oleh praktisi medis, kata Hikmat, Jodie menderita cyctinosis atau penumpukan asam amino cysteine dari berbagai organ tubuhnya

Kategori:Lintas Peristiwa
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: