Beranda > Sports > Sepak bola Indonesia …Tawuran lebih Maju

Sepak bola Indonesia …Tawuran lebih Maju

bola

Inilah wajah sepak bola bangsa Indonesia yang penuh dengan kekerasan dan kerusuhan,yang menjadi pertanyaan kita bersama adalah ;”Bisa atu tidak supporter kita dami dalam menonton ataupun membela saat tim sepak bolanya bertanding ?

Tawuran antar suporter sepak bola di Indonesia sudah sering sekali terjadi dan hampir merata di setiap ada pertandingan , apakah ini sudah menjadi budaya suporter kita setiap membela timnya harus ada tawuran apakah tidak ada penyelesaian untuk semua ini.

Dunia sepak bola kita sudah banyak menanggung beban dengan banyaknya kompetisi di Indonesia tetapi saat ini taak satupun ada hasil yang membanggakan,bahkan untuk membentuk satu tim sepak bola yang tangguh hanya dengan jumlah pemain 23 pemain saja kita tidak mampu dengan jumlah penduduk Indonesia lebih dari 200 juta.

Kerusuhan tawuran saat laga sepak bola berlangsung sepertinya menjadi ciri khas supporter kita,anehnya yang menjadi pelaku kerusuhan di Indonesia adalah anak-anak atau masih remaja pelajar.sepertinya ajaran tata karma dan saling menghormati kurang bisa dipahami pelajar saat menerima pelajaran di sekolah mereka.

Harapan kita adalah peran serta pemerintah untuk mengatasi permasalahan sepak bola di Indonesia ,jagan hanya berteori dan berkomentar tapi lakukan penangan agar kedepanya tidak ada lagi kerusuhan tawuran dalam setia pertandingan sepak bola.

Pertandingan sepak bola Liga Super Indonesia antara Persija melawan Persib, yang digelar di Stadion Gelora Bungkarno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu sore (27/5), menelan korban. Seorang suporter tewas, dan seorang lainnya luka berat akibat dikeroyok suporter lainnya di Parkir Timur GBK.

Berikut pesan dan nasehat Menpora setelah sepak bola memakan korban

Menpora, Andi Mallarangeng prihatin dan berduka atas tewasnya 3 orang di kala laga Persija vs Persib digelar di GBK Senayan, Jakarta. Andi berharap agar insiden tersebut tidak terulang. Sepakbola harus bisa dinikmati dengan gembira.

"Kita prihatin dan berduka karena kembali ada korban karena bentrok suporter. Kenapa kita tidak bisa menonton bola dengan gembira? Mengapa menonton bola menjadi menakutkan? Mengapa harus bentrok?" kata Andi saat dihubungi detikcom, Senin (28/5/2012).
Dia berharap tim kesebelasan bisa belajar dari insiden ini. Mereka juga harus membina supporternya untuk menonton dengan damai.

"Para pemimpin supporter harus mendisiplinkan anggotanya agar bersemangat tetapi damai. Saya berharap aparat keamanan bertindak tegas terhadap perusuh sepakbola. Mereka bukan suporter, tetapi perusuh, yang harus ditindak secara hukum," tuturnya.
Laga Persib vs Persija digelar pada Minggu (27/5) sore. Skor pertandingan berakhir 2-2. Namun di kala laga digelar, 3 orang tewas karena dikeroyok.

Kategori:Sports
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: